Kamis, 04 Juni 2026

Gejolak Timur Tengah Tekan Pasar Energi, Indonesia Perkuat Ketahanan Lewat Diplomasi



Jakarta, ProtesNews – Gejolak energi global akibat konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah dinilai memberikan tekanan signifikan terhadap perekonomian Indonesia, khususnya pada sektor energi yang masih bergantung pada impor minyak. Namun di tengah tantangan tersebut, langkah diplomasi Presiden Prabowo Subianto dinilai menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Hal itu disampaikan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Satya Widya Yudha, dalam wawancara bersama Pemimpin Redaksi INAnews TV, Helmi Romdhoni, pada program Prime Time.

Menurut Satya, harga energi dunia saat ini tidak hanya ditentukan oleh mekanisme pasar, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh dinamika geopolitik internasional. Konflik yang terjadi di sejumlah negara penghasil minyak, seperti Yaman, Irak, dan Libya, berpotensi mendorong lonjakan harga minyak dunia yang berdampak langsung terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Setiap kenaikan harga minyak sebesar 1 dolar AS per barel dapat menambah beban defisit fiskal hingga sekitar Rp6 triliun. Sementara pelemahan nilai tukar rupiah sebesar Rp100 per dolar AS dapat menambah tekanan fiskal sekitar Rp800 miliar,” ujar Satya.

Ia menjelaskan, Indonesia saat ini masih berstatus sebagai net importer minyak. Produksi minyak nasional hanya berkisar 605 ribu barel per hari, sementara kebutuhan dalam negeri mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari. Kondisi tersebut menyebabkan Indonesia harus mengimpor sekitar satu juta barel minyak setiap hari untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.


Diplomasi Energi Jadi Terobosan Strategis

Dalam situasi tersebut, Satya mengapresiasi langkah diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses pasokan energi bagi Indonesia. Salah satu peluang yang dinilai strategis adalah terbukanya opsi impor minyak mentah dari Rusia dengan harga yang lebih kompetitif dibanding harga pasar internasional.

Menurutnya, upaya diplomasi yang dilakukan pemerintah membuka ruang kerja sama yang sebelumnya sulit dilakukan karena adanya berbagai dinamika politik dan ekonomi global.

“Langkah diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo menunjukkan upaya serius untuk menjaga kepentingan strategis Indonesia, khususnya dalam menjamin keamanan pasokan energi nasional,” katanya.

Satya juga menilai keikutsertaan Indonesia dalam BRICS memberikan peluang yang lebih luas dalam memperkuat kerja sama energi dengan berbagai negara, tanpa mengabaikan hubungan baik yang selama ini terjalin dengan Amerika Serikat dan mitra strategis lainnya.

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong diversifikasi sumber impor energi guna mengurangi risiko ketergantungan pada satu kawasan tertentu yang rentan terhadap konflik geopolitik.


Ketahanan Energi Indonesia Mengalami Peningkatan

Dari sisi ketahanan energi, Satya menyebut Indonesia menunjukkan tren positif. Berdasarkan indikator yang digunakan DEN, skor ketahanan energi nasional meningkat dari 6,5 menjadi 7,3 dalam skala 1 hingga 10.

Penilaian tersebut didasarkan pada empat aspek utama, yaitu keamanan pasokan energi (security of supply), aksesibilitas infrastruktur distribusi (accessibility), keterjangkauan harga (affordability), dan keberlanjutan lingkungan (sustainability).

“Kita mungkin belum sepenuhnya mandiri dalam produksi energi, tetapi tingkat ketahanan energi Indonesia terus membaik. Banyak negara maju yang tidak memiliki sumber daya energi besar, namun tetap memiliki ketahanan energi yang kuat karena tata kelola yang baik,” jelasnya.

Satya menambahkan bahwa swasembada energi di sektor minyak masih menjadi tantangan besar karena dalam dua dekade terakhir belum ditemukan cadangan minyak dalam jumlah signifikan. Sebaliknya, Indonesia memiliki potensi besar pada sektor gas alam melalui berbagai proyek strategis seperti Tangguh, Masela, dan Donggi Senoro.


Transisi Energi Dilakukan Secara Bertahap dan Berkeadilan

Terkait agenda transisi energi, DEN mengedepankan konsep Just Energy Transition atau transisi energi berkeadilan. Pendekatan ini menitikberatkan pada pengurangan emisi secara bertahap tanpa mengganggu stabilitas ekonomi dan kebutuhan energi masyarakat.

Pemerintah menargetkan porsi energi baru dan terbarukan (EBT) mencapai sekitar 70 hingga 72 persen dalam bauran energi nasional pada masa mendatang. Sementara target net zero emission Indonesia ditetapkan pada tahun 2060 atau lebih cepat.

Menurut Satya, pengalaman sejumlah negara yang mengalami krisis energi akibat transisi yang terlalu cepat menjadi pelajaran penting bagi Indonesia agar tetap menjaga keseimbangan antara aspek lingkungan, ekonomi, dan ketahanan energi.

Berbagai langkah konkret yang saat ini dijalankan antara lain implementasi biodiesel B-50, pengembangan kendaraan listrik, penggunaan kompor listrik, serta perluasan jaringan gas kota untuk mengurangi ketergantungan terhadap LPG impor.

“Apabila program B-50 berjalan optimal, kebutuhan impor solar dapat ditekan secara signifikan. Ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi impor,” ujarnya.


Peran Masyarakat Sangat Menentukan

Di akhir wawancara, Satya menegaskan bahwa ketahanan energi nasional merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan transisi energi dan menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional.

Ia mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup hemat energi, memanfaatkan transportasi umum, dan mendukung penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.

“Ketahanan energi tidak hanya dibangun melalui kebijakan pemerintah, tetapi juga melalui kesadaran kolektif masyarakat. Dengan kerja sama semua pihak, cita-cita menuju sistem energi yang lebih kuat, mandiri, dan berkelanjutan dapat terwujud,” pungkasnya. (Red) 

Sabtu, 28 Maret 2026

KAPOLSEK TAMBORA: WASPADA TAWURAN DAN CURAMOR


Jakarta, protesNews.com- Tawuran warga bisa berdampak cidera fisik, kematian dan masalah hukum. Hal tersebut disampaikan Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat, S.T.K, S.l.K menyempatkan waktu dalam pertemuan dengan 9 Ketua RW, anggota LMK, FKDM dan puluhan tokoh masyarakat se-Tanah Sereal. 

Kehadiran pejabat Tiga Pilar Kecamatan Tambora, Camat Pangestu Adji Swandhanu, Danramil Rayon diwakili Serka TNl Edy Saputra Saragih. Informasi yang diperoleh wartawan chanel media online protesnews.com, menyebutkan pertemuan silaturahmi sekitar pukul 23 08 WIB diadakan secara spontan yang dipasilitasi Lurah Tanah Sereal Tubagus Masrul Iman, Binmas Aiptu Pol M.Azis didampingi Babinsa Pelda TNl Edy Sucipto bertempat depan Posko PCT (Pantau Cegah Tawuran) Tanah Sereal. 


Giat upaya membahas pencegahan tawuran warga di wilayah hukum Polsek Tambora pasca liburan lebaran Idul Fitri 1447 H. Warga dihimbau khususnya remaja agar tidak terlibat tawuran yang berakibat gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, "Saya tegaskan bilama didapati ada warga terlibat tawuran akan dipastikan diproses sesuai hukum dan disanksi pidana" ungkap Wahyu di harapan puluhan peserta dialog interatif langsung di jalan Tanah Sereal Raya Jakarta Barat. 

Masalah sosial gangguan Kamtibmas dibahas pada Jumat malam (27/3/2026) diharapkan warga juga tetap waspada terhadap maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor, warga agar meningkatkan keamanan dengan menambah kunci doble pada sepeda motor ketika kendaraan di lokasi parkir. Wahyu yang dilantik pada Pebuari 2026 sebagai Kapolsek Tambora menggantikan pejabat sebelumnya Kompol M.Kukuh Islami.S.l.K,M.l.K.

(*ocong rw)

Sabtu, 14 Maret 2026

Kebakaran Melanda Permukiman Tanah Sereal RW 09 Jakarta Barat


JAKARTA, PROTESNEWS.COM- Musibah kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan Tanah Sereal 13 RW 09 Jakarta Barat pada Jumat (13/3/2026) pukul 02 30 WIB. 

Peristiwa kebakaran terjadi di lingkungan RT 010 dan RT 011, RW 09 Kelurahan Tanah Sereal, menyebabkan sekitar 27 rumah terdampak, 206 warga dan buruh harian kompeksi pakaian kehilangan tempat tinggal (pendataan sementara pengurus red).

Kebakaran yang terjadi jelang makan sahur mengakibatkan kerugian materiil, juga berdampak pada ekonomi warga sekitar. 


Banyak buruh harian dan warga pendatang liar Jakarta yang kehilangan pekerjaan karena gedung bekas kompeksi pakaian milik Ahwa yang kini dikontrakan menjadi usaha bordir laser, terlihat porak poranda akibat kebakaran diduga dari usaha kompeksi dan bordir laser, pindahan dari jalan Tanah Sereal RT 04 RW 09.

Say pendinginan api oleh sejumlah petugas Damkar, salah satu pengunjung mengaku "Semua barang-barang teman kami habis terbakar, Apa lagi sekarang menjelang lebaran Idul Fitri mau mudik" ujar Ani mengaku salah satu teman dari buruh kompeksi yang kontrakannya terdampak kebakaran di RT 10 RW 09 Gang Ayam.

Pemerintah setempat telah memberikan bantuan pangan nasi box Sudin Sosial Jakarta Barat kepada warga terdampak saat berbuka puasa dan makan sahur Sabtu malam (13/3/2026). Masih banyak kebutuhan yang belum terpenuhi, warga berharap agar mendapatkan bantuan lebih lanjut untuk dapat kembali membangun rumah yang telah terbakar.

Penampungan sementara warga terdampak kebakaran rumah tinggal dan buruh kompeksi sebanyak 62 orang di musholah Darul Jannah RT 01 RW 011 Tanah Sereal. Terlihat tokoh masyarakat Tanah Sereal Hendra Wijaya didampingi Suyitno, Oom staf Kesra Pemda Kelurahan Tanah Sereal, Wahyu RW 09,Topik RW 011, Sutriadi RW 05 dan Saad RW 06 meninjau lokasi kebakaran yang terjadi menjelang sahur ramadhan 1447 H. Penanganan kebakaran hingga pendinginan titik api memakan waktu pengerjaan 24 jam alias 1 harian. 

Terpantau media online indonesia ProtesNews.com, deretan mobil merah Damkar sepanjang jalan KH.Moh.Mansyur dan jalan Protokol Tanah Sereal tercatat B9690PHA, B9311PHA, B9452PHA, B9631PHA, B9625PHA, B9564PHA, B9569PHA, B9523PHA, B9452PHA, B9123PHA, B9342PHA, B9672PHA, B96r49PHA, B9317PHA, B9464PHA, B9102PHA, B9103PHA, B9102PHA, dan Anbulance B1260PHX. 


(*ocong/jaka)

Jumat, 06 Maret 2026

Polri Perkuat Analisis Strategis Perwira melalui Studi Lapangan OHA dan Environmental Scanning

 



ProtesNews.com, Jakarta — Sekolah Pengembangan Profesi Kepolisian (SPPK) Angkatan ke-3 Tahun Anggaran 2026 melaksanakan kegiatan Studi Lapangan Organization Health Audit (OHA) dan Environmental Scanning (ES) dalam rangka Management Course (MC) Level III. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, pada 5–6 Maret 2026, di Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat.

Studi lapangan ini mengangkat tema “Peran Polri dalam mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif.” Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan analisis strategis serta kompetensi manajerial para perwira Polri dalam menilai kesehatan organisasi dan lingkungan strategis yang mempengaruhinya.

Management Course Level III merupakan program pelatihan tingkat menengah yang dirancang untuk memperkuat kemampuan kepemimpinan dan manajemen para perwira Polri. Dalam pelatihan ini, peserta didik dilatih untuk mampu mengintegrasikan kebijakan strategis pimpinan dengan implementasi teknis di lapangan melalui pendekatan analitis dan kolaboratif.

Kasespim Lemdiklat Polri, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, dalam sambutannya yang dibacakan oleh masing-masing Supervisor, menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan tersebut diharapkan dapat membentuk karakter serta profil peserta didik yang memiliki integritas dan profesionalisme tinggi.

“Diharapkan dengan dilaksanakannya Management Course Level III dapat membentuk karakter dan profil peserta didik yang bermoral, prediktif, responsibilitas, transparansi, dan berkeadilan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut memberikan manfaat praktis bagi peserta didik dalam meningkatkan kemampuan bekerja secara tim serta merumuskan solusi yang aplikatif dan terukur.

“Peserta didik diharapkan mampu bekerja dalam tim dan merumuskan solusi yang aplikatif serta berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan studi lapangan, Poklat III mengambil topik terkait Peran Biddokkes Polda Metro Jaya dalam menjamin kesehatan Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk mendukung program prioritas pemerintah. Mereka melakukan kunjungan ke SPPG Polri di Cengkareng, Jakarta Barat, dan melakukan observasi lapangan serta diskusi melalui sesi tanya jawab bersama pimpinan dan staf Bid Dokkes Polda Metro Jaya, staf Itwasda, serta sejumlah pihak eksternal.

Adapun pihak eksternal yang terlibat dalam diskusi tersebut antara lain Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta, Dinas Lingkungan Hidup Pemprov DKI Jakarta, BBPOM Wilayah DKI Jakarta, serta pengelola SPPG Polri. Pembahasan difokuskan pada pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memastikan standar kesehatan dan keamanan pangan dalam mendukung program pemerintah.

Melalui kegiatan ini, peserta didik SPPK Angkatan ke-3 diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis dan taktis yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi pelaksanaan tugas Polri, khususnya dalam mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi dan Ekonomi yang produktif serta inklusif.

Selain itu, hasil kajian tersebut juga diharapkan mampu menjadi referensi dalam menjawab berbagai tantangan organisasi di era VUCA, digitalisasi, dan globalisasi, sekaligus memperkuat implementasi visi Polri yang Presisi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selasa, 24 Februari 2026

DONOR DARAH SAAT RAMAHAN, SELAMATKAN NYAWA

TANGERANG, PROTESNES.COM- Wakil Kepala Palang Merah lndonesia (PMI) Kota Tangerang Banten tidak membatasi masyarakat untuk mendonorkan darah di saat tengah menunaikan ibadah puasa ramadhan 1447 H, menurutnya keutuhan darah di rumah sakit tetap tinggi.

Ia berharap layanan mobile unit tetap berjalan normal sepanjang bulan puasa sehingga kebutuhan darah untuk di sejumlah rumah sakit  dapat terpenuhi secara berkelanjutan, seperti
di beritakan Warta Kota pada Kamis (19/2/2026). 

Kebutuhan darah tetap tinggi meski  di bulan puasa, PMI Kota Tangsel Banten menurunkan tiga tim mobile unit selama bulan Ramadhan terdiri personel teknis tranfusi darah, tenaga admninistrasi serta pengemudi.

Masyarakat tidak perlu khawatir saat proses skrining kesehatan jika  menunjukan hasil yang baik kegiatan donor bisa dilaksanakan. Bantu selamaĊ£kan nyawa dengan donor darah sekarang.

(*anwar/rnt)

Kamis, 05 Februari 2026

PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO: PEMIMPIN HARUS BEKERJA UNTUK RAKYAT


JAKARTA, PROTESNEWS.COM - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 yang dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Rakornas yang dibuka oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, turut dihadiri Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, unsur pimpinan kementerian dan lembaga, TNI, Polri, Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah sertal unsur Forkopimda dari seluruh Indonesia.


Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung agenda pembangunan nasional sekaligus menyelaraskan program prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam taklimatnya, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya soliditas dan keselarasan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah guna menjaga stabilitas nasional serta mempercepat pelaksanaan program-program prioritas pemerintah.

Presiden Prabowo Subianto juga menyampaikan bahwa setiap pemimpin, baik di tingkat pusat maupun daerah harus memahami hakikat pemerintahan dan memiliki komitmen untuk bekerja demi kepentingan rakyat.

“Rakyat kita adalah rakyat yang baik, rakyat yang ingin hidup dalam ketenangan dan dalam keadaan harmonis, bahkan mereka (rakyat) mendambakan pemimpin yang baik, pemimpin yang adil, pemimpin yang jujur, pemimpin yang bekerja untuk kepentingan rakyat semuanya, bahkan mereka tidak suka pemimpin yang hanya memajukan kepentingan pribadinya saja” ujar Presiden Prabowo Subianto.

Rakornas ini diikuti sebanyak 4.011 peserta dari seluruh Indonesia. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan semangat para peserta, seraya berharap komitmen tersebut terus diwujudkan dalam kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. 

(*rilist/ranto)

Kamis, 29 Januari 2026

PANGLIMA SABER PERS DPP PWDPl- PEMPROV JAWA BARAT BERSINERGI PENANGANAN BENCANA LONGSOR


KAB.KUNINGAN, PROTESNEWS.COM- Panglima Satbel Pers DPP PWDPI (Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia) Dedi Supiandi, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tanah longsor di kawasan kampung Pasir Kuda dan kampung Pasir Kuning Desa Pasir Langu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat.

Masyarakat, organisasi pers dan pemerintah untuk bersama-sama membantu proses evakuasi penanganan korban bencana merupakan wujud pengabdian kemanusiaan dengan aksi nyata dilapangan. Langkah cepat dan tepat sangat diperlukan agar warga yang tertimbun serta rumah-rumah yang terdampak dapat segera ditangani demi keselamatan masyarakat, dalam percakapan Dedy kepada sejumlah media online indonesia. 

Dedy menghimbau, warga untuk waspada terhadap potensi bencana alam terutama di daerah rawan tanah longsor karena cuaca ekstrem dan perubahan iklim yang tidak menentu" harapnya. 

Informasi yang diperoleh protesnews.com dari harian Pos Kota (Selasa 27 Januari 2026), menyebutkan penanganan bencana longsor di Desa Pasir Langu dilakukan evakuasi dan indentifikasi pihak BPBD, Polri, TNl dan relawan. 

Pencarian korban longsor hingga Senin (26/1/2026) pukul 17 30 WlB, sebelumnya pada Sabtu (24/1/2026) sebanyak 34 kantong jenajah terkumpul yang sebagian belum terindefikasi dikrim ke RSUD Cibabat dan RS Sartika Asih untuk pemeriksaan mengenai DNA dengan pihak keluarganya. 


(*OC/widya kng)