Tampilkan postingan dengan label Warta Polsek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Warta Polsek. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Maret 2026

KAPOLSEK TAMBORA: WASPADA TAWURAN DAN CURAMOR


Jakarta, protesNews.com- Tawuran warga bisa berdampak cidera fisik, kematian dan masalah hukum. Hal tersebut disampaikan Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat, S.T.K, S.l.K menyempatkan waktu dalam pertemuan dengan 9 Ketua RW, anggota LMK, FKDM dan puluhan tokoh masyarakat se-Tanah Sereal. 

Kehadiran pejabat Tiga Pilar Kecamatan Tambora, Camat Pangestu Adji Swandhanu, Danramil Rayon diwakili Serka TNl Edy Saputra Saragih. Informasi yang diperoleh wartawan chanel media online protesnews.com, menyebutkan pertemuan silaturahmi sekitar pukul 23 08 WIB diadakan secara spontan yang dipasilitasi Lurah Tanah Sereal Tubagus Masrul Iman, Binmas Aiptu Pol M.Azis didampingi Babinsa Pelda TNl Edy Sucipto bertempat depan Posko PCT (Pantau Cegah Tawuran) Tanah Sereal. 


Giat upaya membahas pencegahan tawuran warga di wilayah hukum Polsek Tambora pasca liburan lebaran Idul Fitri 1447 H. Warga dihimbau khususnya remaja agar tidak terlibat tawuran yang berakibat gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, "Saya tegaskan bilama didapati ada warga terlibat tawuran akan dipastikan diproses sesuai hukum dan disanksi pidana" ungkap Wahyu di harapan puluhan peserta dialog interatif langsung di jalan Tanah Sereal Raya Jakarta Barat. 

Masalah sosial gangguan Kamtibmas dibahas pada Jumat malam (27/3/2026) diharapkan warga juga tetap waspada terhadap maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor, warga agar meningkatkan keamanan dengan menambah kunci doble pada sepeda motor ketika kendaraan di lokasi parkir. Wahyu yang dilantik pada Pebuari 2026 sebagai Kapolsek Tambora menggantikan pejabat sebelumnya Kompol M.Kukuh Islami.S.l.K,M.l.K.

(*ocong rw)

Selasa, 20 Januari 2026

GANSTER TAWURAN, 2 WARGA BOGOR TERANCAM 10 TAHUN PENJARA


BOGOR, PROTESNEWS.COM- Dua warga Bogor, J (29) dan S (34), ditangkap petugas siskamling dan masyarakat kemudian diserahkan ke polisi setelah diduga terlibat tawuran remaja antar kelompok gangster di Desa Sasak Panjang Kecamatan Tajurhalang Bogor Jawa Barat, Jumat (16/1/2026) pukul 03 30 WlB. 

Mereka diduga terlibat tawuran, dikutif dari poskota 19/1/2026 saat diperiksa keduanya kedapatan ada HP, senjata tajam celurit dan tas pinggang. Peristiwa tengah malam menjelang subuh suasana mencekam membuat masyarakat sekitar resah dan terganngu oleh ulah sejumlah pelaku yang bertikai.

Kedua pelaku diancam dijerat Pasal 472 juncto Pasal 307 ayat (1) UU No.1 tahun 2023 KUHP dengan ancaman pidana 10 tahun penjara, kini anggota Satreskrim Polsek Tajurhalang masih mendalami keterlibatan pelaku lainnya.

Kapolsek Tajurhalang lptu Pol Raden Suwito, menghimbau warga diminta mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat tawuran.


(*R/OC)

Rabu, 05 November 2025

Polsek Tambora Garap Stabilitas Harga Pangan lewat Gerakan Pangan Murah Beras 5 Kg



JAKARTA, protesnews.com- Komitmen Polri dilakukan kepolisian Polda Metro Jaya untuk menjaga kestabilan harga pangan dalam membantu warga memenuhi akan kebutuhan pokok terus ditunjukkan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di wilayah kelurahan setempat. 

Kali ini, Polsek Tambora bersama jajaran Satgas Binmas di sepanjang jalan Tanah Sereal Raya titik knal Pos RW 08 menggelar bazar beras murah seharga Rp55.000,- untuk paket 5 kilogram beras, sejak Senin-Selasa (3-4/11/2025) pukul 08 00 WlB-10 30 WIB.

Aipda Pol M.Azis Binmas Tanah Sereal, menjelaskan kepada portal berita nasional protesNews.com, program ini dirancang berlanjut hingga Desember 2025 guna memastikan akses beras berkualitas bagi warga ekonomi kecil, “Program ini akan terus berlanjut hingga Desember 2025 untuk membantu warga ekonomi kecil akan kebutuhan beras,” tutur Azis didampingi Suharto, Danton Linmas RW 08 Tanah Sereal. 


Program ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif antara kepolisian, Bulog dan pihak terkait untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga pangan sembako. Kegiatannya bazar beras murah bagi warga, pengunjung dibatasi pembeliannya maksimal 2 karung plastik isi 5 kg agar pemerataan tetap terjaga. 

Masyarakat antusias mendatangi lokasi bazar di jalan Raya Pos RW 08  Gang Pucuk untuk memperoleh beras dengan harga lebih terjangkau daripada harga pasar setempat. 

Aktivitas beras Murah ini tidak hanya membantu kebutuhan pokok, tetapi juga mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan warga dalam upaya menjaga stabilitas sosial ekonomi.

Dampak positif yang diharapkan meliputi peningkatan akses terhadap pangan pokok, kelangsungan pasokan beras yang terjangkau serta dukungan terhadap UMKM lokal melalui partisipasi pedagang kecil di area bazar, terlihat pedagang kolak dan cendil bubar sumsum dapat membeli beras di area sekitar bazar. 

Pihak kepolisian berharap program ini menjadi contoh nyata sinergi antara kepolisian dalam menjaga stabilitas harga pangan nasional. Pelaksanaan gerakan pangan murah di 11 kelurahan Kecamatan Tambora mengutip target untuk menjaga ketersediaan pangan pokok dengan harga terjangkau, program serupa telah diadakan sebelumnya di wilayah kelurahan Pekojan Kecamatan Tambora  menunjukkan respons positif dari sejumlah warga dan oengebdara ojol dalam menjaga keseimbangan pasar pangan.


(*ocong/nuralim)